Protes Penahanan HRS, Pria Sumberbaru Akhirnya Minta Maaf

0
102

Mediamuslim.today – Video puluhan orang berbusana muslim sempat viral saat mendatangi Mapolsek Tanggul pada pagi hari. Dalam video tersebut, warga memprotes penetapan Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai tersangka oleh Mabes Polri.

Bahkan salah satu dari warga tersebut sempat mengumpat dan mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan Institusi Polri. “Ini sangat menyakiti umat Islam, Bib. Ini polisi seperti tingkahnya PKII. Ini semua gara-gara PKI,” ujar pria mengenakan baju warna krem bersongkok putih dan memakai sorban itu

Belakangan diketahui,  pria tersebut adalah H Romli (50), salah satu tokoh masyarakat di Dusun Sumberkijing, Desa Pringgowirawan, Sumberbaru ,Jember.

Namun, baru-baru ini, Romli menyesal telah mengucapkan kata-lata tersebut dan meminta maaf kepada institusi Polri.

Romli  menyatakan bahwa pernyataan tersebut dia sampaikan secara spontan karena terbawa emosi dan di luar kesadarannya. Karena itu, pria yang juga pengurus masjid di salah satu desa di Sumberbaru ini juga membuat pernyataan penyesalan dan meminta maaf.

“Saya menyatakan,  bahwa saya merasa menyesal atas perkataan saya yang saya ucapkan di Polsek Tanggul tadi pag dalam menyampaikan aspirasi berkenaan dengan penahanan Habib Rizieq Shihab, ini merupakan perkataan yang seharusnya tidak saya lontarkan, ini diluar kesadaran, saya terbawa emosi sehingga keluar perkataan yang tidak patut di lontarkan, apalagi kepada pihak kepolisian yang menjadi pengaman dan mengayomi masyarakat, Oleh karenanya itu dengan kerendahan hati, saya ingin meminta maaf kepada semua pihak kepolisian umumnya, khususnya kepada Polsek Tanggul.

Demikian pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun”.

Demikian bunyi surat pernyataan yang dibuat Romli. Pernyataan ini dibenarkan Sholehudin, salah satu sepupu Romli. Menurut  Sholehudin, saudaranya tersebut merasa menyesal dengan apa yang sudah disampaikan di Mapolsek Tanggul. Dia juga yang merekam pernyataan penyesalan Romli.

“Iya Mas, memang saya yang merekam, setelah saya beri pengertian bahwa apa yang disampaikan tersebut tidak pantas. Dia tidak sadar kalau pernyataanya terekam dalam video dan viral. Tadi malam, waktu membuat surat pernyataan, juga bersama saya,” ujar Sholehudin saat dihubungi media ini, Senin (14/12/2020).

Sholehudin menceritakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu pagi usai jamaah salat Subuh yang dilakukan Romli di makam Habib Sholeh Tanggul. Sholehudin sendiri biasanya ikut dalam jamaah tersebut. Namun pas peristiwa mendatangi Polsek Tanggul, dirinya tidak ikut.

“Kejadiannya itu kemarin, setelah jamaah salat Subuh. Saya sendiri kebetulan tidak ikut jamaah Subuh kemarin. Kami biasanya berangkat bareng jamaah di Asta (makam Habib Sholeh Tanggul). Tapi sudahlah Mas, yang bersangkutan (Romli) sudah minta maaf dan menyesali perbuatannya,” ujar Sholeh, panggilan Sholehudin.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here