Harakatuna.com. Kendari – Paham radikalisme dan terorisme marak tersebar di dunia maya. Pemerintah dan berbagai pihak bergerak untuk memperkuat pengawasan terhadap sebaran konten paham radikal.

Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Andi Intang Dulung, menuturkan fakta radikalisme di Indonesia. Menurutnya Perkembangan radikalisme di Indonesiamemang tidak bisa dianggap remeh, sulit dikendalikan.

Paola sebarannya bergerak menyusuri hampir semua lapisan masyarakat melalui doktrin-doktrin menyesatkan dan berusaha melaksanakan aksi makar. Gerakan tersebut sebelum menjangkit kehidupan nyata, sebelumnya telah mewabah di dunia maya secara online.

“Polanya itu ada bebarapa metode seperti membaiat secara online, menggunakan akun palsu di dunia maya dikenal dengan cyber jihadis. Ada upaya pendanaan dengan online dengan meretas situs serta menggunakan uang virtual bit coin merekrut wanita serta menyebarkan buku elektronik sebagai doktrinisasi,”.  Ujar Andi Intang Dulung pada Rabu (11/9/2019).

Jika dulu indoktrinasi ajaran radikal dilakukan secara tertutup, kini dengan perkembangan teknologi, indoktrinasi bisa dilakukan secara terbuka dan sangat luas. Utamanya melalui sosial media syang disebarkan berbagai plat form yang tidak di kenal.

Pihakny berharap kepada pengguna sosial media bahwa budaya sosmed hari ini sudah kurang sehat. Sosial media yang dulunya digunakan sebagai ajang berinteraksi secara online saat ini mulai marak digunakan kelompok radikal. Merema menyebarkan segala bentuk propaganda radikalisme pertama-tama melalui pemahaman paham salah dan propaganda di dunia maya.

Anak-anak dan remaja, jadi sasaran empuk bagi kelompok radikal ini. terbukti, hampir sebagian besar pelaku tindak pidana terorisme di Indonesia, didominasi kalangan remaja, rata-rata berusia 16-35 tahun.

BNPT mengajak semua kalangan termasuk di Sultra, konsisten menangkal paham radikal dan terorisme yang potensi mengancam kesatuan NKRI dengan berbagai serangan propaganda menyesatkan.

Sumber : Harakatuna

#muslimsejati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here